Bapak M. Fajar Subkhan, ST, MT Direktur Baru PNM periode 2017-2021

Rabu (17/05) bertempat di gedung Kemenristekdikti, Menteri Ristekdikti Prof. Mohammad Nasir secara resmi melantik bapak Muhammad Fajar Subkhan, ST, MT sebagai Direktur baru Politeknik Negeri Madiun periode 2017-2021 bersama dengan direktur baru Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Madura dan Politeknik Negeri Fak Fak. Selain dihadiri oleh para pejabat di lingkungan kementerian, proses pelantikan tersebut juga dihadiri oleh beberapa perwakilan perguruan tinggi.

Dalam menentukan direktur baru, Politeknik Negeri Madiun telah melalui proses yang cukup panjang. Hal tersebut berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomer 19 Tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian Direktur di lingkungan perguruan tinggi negeri. Dimulai sejak Desember 2016, pembentukan panitia sebenarnya telah dilakukan. Namun terkendala terhadap peraturan pemerintah mengenai statuta Politeknik Negeri Madiun yang belum disahkan. Akhirnya pada bulan Januari 2017, Politeknik Negeri Madiun berhasil memperoleh statuta yang telah disahkan oleh Menteri Ristekdikti. Dalam melaksanakan pemilihan direktur, Panitia mengacu pada statuta Nomor 1 tentang Pemilihan Direktur beserta pelaksanaanya. Dimana disitu mengatur tentang tahapan dan peraturan mulai dari pemilihan direktur sampai Ketua Jurusan dan Prodi. Di dalam pemilihan direktur pada saat itu, Politeknik Negeri Madiun mempunyai beberapa tahapan, antara lain :

Tahapan sosialisi (5-14 Januari)
sosialisasi sendiri mempunyai tujuan mensosialisasikan kepada calon-calon yang memang sudah layak, baik itu di internal maupun ekternal kampus.  Salah satu bentuk sosialisasinya melalui media massa dengan menerbitkan lowongan calon direktur ke media cetak seperti jawa pos. Selain itu juga melalui sub website Politeknik Negeri Madiun http://pildir.pnm.ac.id serta sosialisasi ke beberapa PTN yang potensial.

Pendaftaran (9-17 Januari 2017)
Dari hasil pendaftaran secara online, terdapat 9 calon yang terdaftar. Setelah diseleksi secara administrasi melalui berkas-berkas yang dikirim ke panitia Pildir PNM hanya menyisakan 6 calon.

Pemaparan Visi Misi (24 Januari 2017)
Pemaparan visi dan misi dilakukan didepan senat dan undangan terbuka yang terdiri dari dosen dan perwakilan mahasiswa. Setelah pemaparan visi misi, para calon diseleksi kembali oleh senat melalui voting sehingga menyisakan 3 calon yang akan diajukan ke menteri.

Diagendakan selesai  tanggal 30 Januari 2017, pemilihan direktur akhirnya tertunda karena adanya Permen baru yang menyatakan bahwa seluruh calon direktur harus melalui pengecekan integritas dan akuntabilitas terhadap harta kekayaan oleh KPK dan PPATK. Hasil meyatakan ketiga calon tersebut lolos pengecekan.

Pemilihan Direktur (28 April 2017)
Pada tanggal 28 April, bertempat di Politeknik Negeri Madiun pemilihan direktur dilakasanakan bersama kuasa menteri Ristekdikti. Ketika melalui pemilihan direktur, pada putaran pertama menyisakan dua calon dari tiga calon. Pada putaran kedua dan pengulangan untuk ketiga kalinya, kedua calon mempunyai suara yang sama, sehingga direktur belum dapat terpilih secara sah. Akhirnya setelah melalui pertimbangan yang masak sesuai perundangan-undangan, Menristekdikti memutuskan Bapak M. Fajar Subkhan, ST, MT yang terpilih untuk memimpin Politeknik Negeri Madiun periode 2017-2021. Jadi, dalam hal ini menterilah yang mempunyai kewenangan dalam memutuskan. Ketika ditanyakan mengenai mulainya direktur baru melaksanakan tugasnya, Nur Asyik sebagai ketua panitia pemilihan direktur menjelaskan bahwa sebenarnya sejak setelah dilantik sebagai direktur baru, Pak Fajar sudah bisa mulai bekerja. Namun, ada waktu maksimal 30 hari untuk melakukan resuffle jajaran bawahnya sesuai SK yang berlaku untuk menyelaraskan visi dan misi. Ditemui pada saat itu juga, Nur asyik mengungkapkan harapannya "tentu kita berharap bahwa pak direktur yang baru ini membawa politeknik lebih maju daripada sebelum-sebelumnya sesuai dengan renstra yang sudah ditetapkan oleh pimpinan sebelumnya, dan tentunya nanti fasilitas dan juga sarana prasarana semakin meningkat. Meskipun ada keterbatasan dana dari pusat setidaknya bisa mencari solusi yang tentu membawa politeknik lebih maju". Dengan dilantiknya Bapak M. Fajar Subkhan, ST, MT sebagai direktur baru Politeknik Negeri Madiun, menandakan usainya proses pildir 2017 di Politeknik Negeri Madiun. [G-Plasma]