Sambutan Direktur PNM Pada Wisuda Ahli Madya XV Tahun Akademik 2019-2020

Madiun- Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Puji dan Syukur atas segala Rahmat dan Karunia Allah SWT sehingga pada hari ini kita dapat bertatap muka baik secara langsung maupun daring pada “Rapat Terbuka Senat PNM dalam acara Wisuda Ahli Madya XV Politeknik Negeri Madiun Tahun Akademik 2019/2020. Pada hari ini Politeknik Negeri Madiun akan mewisuda sejumlah 472 mahasiswa, terdiri dari 6 Program Studi dengan perincian sebagai berikut: 111 mahasiswa Prodi D-III Administrasi Bisnis, 55 mahasiswa Prodi D-III Bahasa Inggris, 140 mahasiswa Prodi D-III Komputerisasi Akuntansi, 47 mahasiswa Prodi D-III Mesin Otomotif, 70 mahasiswa Prodi Teknik D-III Komputer Kontrol, dan 49 mahasiswa Prodi D-III Teknik Listrik.

Segenap keluarga besar PNM ikut berbahagia dan mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan/wisudawati, yang pada hari ini telah berhasil menyelesaikan proses pendidikan formal pada jenjang D-III sehingga berhak menyandang gelar Ahli Madya. Tidak lupa, kami juga mengucapkan selamat dan terimakasih yang sebesar besarnya kepada para Orang Tua atau Wali wisudawan/wisudawati yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan tinggi di Politeknik Negeri Madiun. Teriring do’a tulus semoga dengan kelulusan ini menjadi pembuka pintu-pintu kesuksesan para wisudawan/wisudawati di manapun kelak mereka berkarir di masa mendatang.

Para wisudawan/wisudawati dan hadirin yang berbahagia,
Saat ini kita mengalami disrupsi besar yang dialami oleh seluruh dunia yaitu adanya wabah pandemi Covid-19 yang tidak hanya berpengaruh terhadap bidang kesehatan, melainkan hampir meluluhlantakan berbagai sektor kehidupan kita, baik ekonomi, sosial, pendidikan dan sebagainya. Untuk pertama kali dalam sejarah Politeknik Negeri Madiun mengadakan kegiatan wisuda secara daring dan dengan berat hati kami meniadakan prosesi wisuda. Kami sangat memahami dan menyadari arti penting prosesi wisuda bagi para lulusan, orang tua dan segenap keluarga, namun mari bersama-sama kita pahami ini adalah sebagai wujud kebersamaan kita melawan pandemi Covid-19. Kami berharap meskipun acara wisuda kali ini hanya dihadiri perwakilan lulusan yang berada di sekitar Madiun, sedangkan yang lainya berada di rumah masing-masing melalui daring, semoga kegiatan wisuda ini nantinya dapat memberikan arti yang sama dibandingkan dengan cara prosesi yang biasa dilakukan.

Seiring dengan bertambahnya usia, semakin banyak prestasi dan capaian yang diraih, serta kepercayaan masyarakat maupun pemerintah yang diberikan kepada PNM. Hal ini merupakan apresiasi atas kerja keras, konsistensi dan komitmen PNM untuk mewujudkan Visi dan Misi sebagai pendidikan tinggi vokasi yang berkualitas, berbasis iptek, inovatif dan berdaya saing nasional dengan menghasilkan para lulusan yang profesional dan berkompeten di bidangnya. Beberapa prestasi, capaian dan kepercayaan yang diperoleh PNM nampak dari beberapa indikator sebagai berikut;
Pertama, pada tahun 2019 lalu, Institusi Politeknik Negeri Madiun memperoleh Akreditasi Institusi dengan predikat B dari BAN PT. Berikutnya untuk peringkat akreditasi Program Studi, 6 Prodi telah memperoleh peringkat akreditasi B yaitu Prodi D-III Administrasi Bisnis, Prodi D-III Bahasa Inggris, Prodi D-III Komputerisasi Akuntansi, Prodi D-III Mesin Otomotif, Prodi D-III Teknik Komputer Kontrol, dan Prodi D-III Teknik Listrik. Hal ini menunjukkan dan menjadi jaminan bahwa PNM telah melaksanakan dengan baik semua aspek dalam pengelolaan institusi dan program studi sesuai standar mutu layanan pendidikan yang telah ditetapkan BAN PT.
Tidak hanya berhenti disitu, selanjutnya pada tahun 2020 ini Program Studi baru D-III Teknologi Informasi dan D-IV Perkeretaapian telah memperoleh Peringkat Akreditasi BAIK. Sungguh hal ini merupakan suatu kepercayaan dan capaian yang membanggakan yang sepatutnya kita syukuri.

Demikian pula halnya dengan kepercayaan masyarakat kepada PNM sangatlah besar, hal ini tampak dari animo masyarakat yang sangat tinggi dalam menyekolahkan putra putrinya di PNM. Sebagai sebuah Perguruan Tinggi Negeri Baru, PNM telah mendapat tempat khusus di hati masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pendaftar dalam UJIAN MASUK POLITEKNIK NEGERI yang terbagi dalam 3 jalur : jalur SBMPN sebanyak 1985 pendaftar, jalur SNMPN sebanyak 3127 pendaftar dan jalur Mandiri sebanyak 1005 pendaftar.

Para wisudawan/wisudawati dan hadirin yang berbahagia,
Tahun lalu tepatnya pada tanggal 16 Agustus 2019, Kemristekdikti telah menetapkan klasterisasi peringkat perguruan tinggi Indonesia tahun 2019. Berdasarkan siaran pers Kemristekdikti tersebut, PNM semakin mengokohkan eksistensinya di dunia pendidikan tinggi layak untuk diperhitungkan. Adalah sebuah capaian yang sangat membanggakan kita semua bahwa di usia yang relatif muda, PNM telah berhasil menempati peringkat 20 dari sejumlah 1.128 Perguruan Tinggi Vokasi se-Indonesia. (*data ini diperoleh berdasarkan Siaran Pers Kemenristekdikti Nomor: 147/SP/ HM/BKKP/VIII/2019).

Para wisudawan/wisudawati dan hadirin yang berbahagia,
Beberapa prestasi dan capaian keberhasilan PNM yang kami sampaikan di atas bukanlah semata-mata untuk berbangga dan berpuas diri, namun hal tersebut perlu kami sampaikan untuk kita ketahui dan kita syukuri bersama. Selanjutnya, tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di PNM untuk lebih baik dari masa ke masa. Terkait dengan upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan, PNM senantiasa melakukan review dan meng-update kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan dunia kerja yang semakin pesat. Sebagai contoh, dalam rangka menyiapkan lulusan yang terampil dan memiliki daya saing maka PNM memperpanjang masa PKL (on the job training) menjadi 6 bulan.
Selain itu, masih belum lama berlalu, tepatnya pada tanggal 29 Juli 2020, PNM menjalin kerjasama dengan salah satu rekanan PT INKA yaitu PT Rekaindo Global Jasa (REKA) Madiun memprakarsai adanya ‘Teaching Industry’. Teaching Industry adalah sebuah bentuk kerjasama antara masyarakat kampus/akademik dengan para praktisi dunia industri yang dilaksanakan guna mendekatkan para mahasiswa secara langsung dengan dunia industri, sehingga mereka benar-benar siap untuk memasuki dunia kerja dan mampu menguasai teknologi dengan baik. Sesungguhnya, dunia industri akan terus berkembang, oleh karena itu di butuhkan SDM yang kompetitif dan mampu bersaing dengan taraf dunia.

Para wisudawan/wisudawati dan hadirin yang berbahagia,
Indonesia saat ini sedang memasuki era baru demografi yang lebih dikenal sebagai era bonus demografi yang terjadi akibat berubahnya struktur umur penduduk. Pada kondisi bonus demografi, fenomena struktur penduduk sangat menguntungkan dari sisi pembangunan karena jumlah penduduk usia produktif sangat besar, sedang proporsi usia muda sudah semakin kecil dan proporsi usia lanjut belum banyak. Menurut pernyataan dari banyak ahli, bonus demografi bisa menjadi peluang untuk mempercepat percepatan pertumbuhan ekonomi suatu negara, namun juga dapat berubah menjadi ancaman jika tidak dipersiapkan dengan baik.


Bonus demografi pada dasarnya tidak terlepas dari generasi milenial (dan itu termasuk anda semua yang diwisuda hari ini). Mengutip data Badan Pusat Statistik, diperkirakan sumbangan generasi milenial Indonesia dalam membentuk struktur jumlah penduduk usia produktif tergolong cukup tinggi, karena sekitar 50,4 persen dari jumlah penduduk usia produktif pada dasarnya merupakan generasi milenial. Jadi ada sekitar 81 juta penduduk yang termasuk dalam generasi milenial yang berarti hampir sekitar 32% dari total populasi di Indonesia. Sebagai penduduk terbesar, tentunya generasi milenial akan berperan besar pada era bonus demografi. Generasi ini yang akan memegang kendali atas roda pembangunan khususnya di bidang perekonomian yang diharapkan akan mampu membawa bangsa Indonesia menuju ke arah pembangunan yang lebih maju dan dinamis.
Generasi muda yang akan mewarisi bangsa ini ke depan dituntut untuk lebih berkontribusi nyata menghadapi gelombang revolusi industri 4.0, untuk siap bersaing tanpa harus menanggalkan identitas dan jati diri budaya kita sebagai bangsa Indonesia. Dalam menghadapi gelombang revolusi industri ini, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya bermodalkan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tinggi. Kecerdasan emosional menjadi lebih penting untuk menyongsong perkembangan zaman yang serba digital saat ini. Keunggulan IPK itu memang penting, akan tetapi IPK yang tinggi itu juga harus dibekali dengan kemampuan lain seperti communication skill, literasi teknologi informasi, kepemimpinan, dan critical thinking. Semoga bekal yang anda peroleh, yang telah anda terima selama menuntut ilmu di PNM dapat menjawab tantangan kebutuhan ini.

Para wisudawan/wisudawati yang berbahagia,
Untuk mencapai tujuan dan dalam pertimbangan masa pandemi Covid-19 untuk pertama kalinya Upacara Wisuda yang ke-15 ini dilaksanakan dengan cara daring. Untuk itu pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada para segenap panitia yang telah meluangkan waktu, pikiran dan tenaga, sehingga acara ini dapat berjalan dengan lacar tanpa ada hambatan.
Di akhir pidato ini perkenankan saya menyampaikan do’a dan harapan bagi anda para wisudawan/wisudawati. Hari ini anda semua telah secara resmi diwisuda dan dinyatakan lulus serta menjadi bagian dari alumni Politeknik Negeri Madiun. Harapan kami semua ketika anda kembali ke masyarakat, hendaknya anda mampu memberikan kontribusi dan sumbangsih yang terbaik dalam membangun bangsa dan negara dengan bekal ilmu dan keterampilan yang telah anda miliki. Pesan saya, jagalah nama baik almamater senantiasa.
Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang meridhoi semua cita-cita dan amal baik kita. Aamiin.

Wabillahi taufiq walhidayah,
Wassalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh