Kegiatan PKKMB 2017 Bagi Mahasiswa Baru

Senin (21/08) – Tepat pukul 07.00 WIB berlangsung kegiatan Upacara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan serta Wawasan Kebangsaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Madiun di Lapangan Upacara Batalyon Komando 463 Paskhas, Maospati. Dalam upacara juga dilakukan penyematan pita kepada perwakilan mahasiswa baru yang diikuti oleh mahasiswa lainnya, sebagai tanda dimulainya kegiatan Diklat SAR PKKMB 2017. Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan PBB dasar, dimulai dari teori serta praktek yang didampingi oleh para pelatih.

Pada pukul 09.00 WIB telah berlangsung kelas teori oleh seluruh peserta Diklat SAR PKKMB Politeknik Negeri Madiun. Kegiatan kelas teori diisi oleh Koptu Tantriadi sebagai pemateri. Materi-materi yang disampaikan, yaitu materi seputar SAR (Search and Rescue), Navigasi, dan Survival. SAR dalam dunia penerbangan lebih mengacu pada kegiatan operasi dalam insiden kecelakaan saat penerbangan. Navigasi merupakan penentuan kedudukan dan arah perjalanan baik di medan sebenarnya atau di peta. Sedangkan, survival merupakan cara individu mempertahankan diri dalam kondisi yang kritis.

"Menurut saya kondisi saat penyampaian materi cukup bagus, terjadi timbal balik. Seperti mereka memberikan pertanyaan pada saya, atau saya yang menjawab pertanyaan mereka. Jika ada maba yang ramai mungkin mereka sedang berdiskusi, justru jika mereka diam itu hal yang perlu dipertanyakan" terang Koptu Triadi, saat kami menanyakan tanggapan beliau tentang kondisi maba dalam Aula.

Kegiatan selanjutnya diisi dengan wawasan survival yakni membandingkan jenis ular berbisa dan tidak. Suasana semakin ramai ketika ular sengaja dilepaskan oleh pelatih. Tak hanya itu, pelatih juga berbagi tips cara memotong ular serta bagian – bagian ular yang bisa dimanfaatkan. Seperti, bagian empedu berkhasiat menghangatkan tubuh kita, selain itu siapa yang menyangka bahwa darah dari ular dapat diminum pada kondisi yang kritis demi pertahanan hidup, sedangkan bagian daging bisa dikonsumsi. Pelatih juga menunjukkan beberapa jenis tumbuhan yang bisa dimanfaatkan dalam kondisi kritis seperti tumbuhan kaktus, serong, dan tumbuhan pakis.

Terik matahari tidak mengurangi semangat para mahasiswa baru untuk mengikuti beberapa permainan di Lapangan Batalyon Komando 463 Paskhas Maospati. Permainan tersebut dibagi menjadi empat pos. Terdiri dari Pos Rapelling/Mountainering, Pos Titian Tiga Tali, Pos Teka-Teki Ular, dan Pos Jaring Mendarat. Permainan dimulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.45 WIB. Kegiatan berjalan seru dan meriah, mahasiswa baru sangat bersemangat dengan meneriakkan kata “Poltek” disetiap pos permainan. Tidak ketinggalan ada jeda untuk Ishoma pada pukul 15.00 – 15.30 WIB.

Mengenai data kesehatan, dihari kedua ini jumlah mahasiswa yang sakit sekitar 34 orang. Jumlah ini menurun dari kemarin yang berkisar lebih dari 40 orang. Mahasiswa yang sakit pada hari ini kebanyakan mengeluhkan pusing dan mual. Namun ada beberapa mahasiswa yang awalnya mundur karena sakit tapi setelah itu ikut kegiatan lagi. [G-Plasma]