Malam Puncak Dies Natalis PNM Ke-VII Tahun 2019

Madiun- Meriah dan Sukses. Itulah komentar yang pantas untuk acara pentas seni (PENSI) pada malam puncak Dies Natalis PNM yang ke-VII tahun 2019 dengan tema "Infinity Journey" yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 Nopember 2019 mulai pukul 16.00 WIB sampai selesai, bertempat di halaman kampus-II PNM jalan Raya Ring Road Madiun. Rancangan acara yang mengakomodir hasil polling terbanyak mahasiswa-mahasiswi PNM juga polling anak muda dari kota Madiun dan sekitarnya, menghadirkan 3 (tiga) genre yang disukai generasi millenial saat ini dengan mengundang Skatta-Kata Band, Della Firdatia dan nDarboy Genk sebagai pengisi acara. 

Pentas seni dimulai dengan kehadiran Vittoria Band sebagai band pembuka. Sebagai band yang digandrungi generasi millenial, Vittoria Band mengajak generasi muda yang datang untuk menggerakkan badannya mengikuti irama musik yang didendangkan. Acara selanjutnya diisi dengan tari modern yang ditampilkan oleh One Dance Crew, salah satu diantara beberapa UKM yang dimiliki di PNM yang beranggotakan mahasiswi-mahasiswi cantik anggota UKM Dance. Dengan mengusung musik modern yang menghentak, One Dance Crew menampilkan gerakan-gerakan atraktif yang menunjukkan emosi jiwa sebagai generasi millenial.
Acara inti diawali dengan penampilan Skatta-Kata Band. Grup band yang melambung namanya lewat lagu "Kota Gadisku" ini dikenal luas dikalangan pecinta musik SKA digawangi oleh Frely Ich’da Aditya. Grup band yang berasal dari kota Madiun ini, beberapa kali terjadi bongkar pasang personel. Bahkan, band yang dibentuk pada 2014 silam ini sempat vakum karena menyisakan dua member saja. selain dirinya, Skatta-Kata kini digawangi Dhenda, Gio, Yodha, dan Bingbing. Untuk memuaskan para pecinta musik SKA, grup ini mengajak para penonton yang datang baik mahasiswa-mahasiswi PNM maupun penonton dari luar PNM yang bisa masuk arena PENSI, tentunya yang telah membeli tiket yang dijual beberapa hari sebelum hari-H, untuk menggerakkan dan mengoyangkan badan, mengeluarkan keringat mengiringi irama musik bergenre-SKA yang dilantunkan.
Acara kedua dilanjutkan dengan penampilan artis yang disukai generasi millenial yakni Della Firdatia. Artis yang melantunkan irama musik sedikit melankolis ini mengajak para penonton larut dalam lima lagu yang dinyanyikan. Salah satu lagu yang dilantunkan berjudul “Hanya Rindu”, yang memiliki syair diantaranya “saat ku sendiri kulihat photo dan video, bersamamu yang tlah lama kusimpan, hancur hati ini melihat semua gambar diri, yang tak bisa ku ulang lagi” ini ikut dilantunkan oleh para penonton yang sudah menunggu-nunggu penampilannya. Sebagaimana selesai penampilan dari pengisi acara sebelumnya, para penonton diajak foto bersama sebagai latar belakang.
mbiyen aku tau kelangan, nganti saiki isih kelingan, kowe sing tak anti-anti, bebrayan tekane pati, jebule mblenjani janji” itulah beberapa baris syair lagu yang ikut dinyanyikan oleh generasi millenial yang dilantunkan oleh band penutup dalam puncak acara, yakni grup nDarboy Genk. Grup band yang memiliki lagu andalan “Balungan Kere” tersebut, mengajak para penonton asik dan larut dalam irama musik dangdut yang dimainkan. Para penonton asik berjoged dan menggerakkan seluruh anggota badan, bahkan ada yang berjoged sambil dipanggul temannya. Air mineral gelas beberapa kali dilemparkan oleh sang vokalis mengganti cucuran keringat dari para penonton yang terus berjoged mengiringi beberapa lagu yang dilantunkan. Beberapa lagu dan irama musik sudah dilantunkan, tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 22.30, akan tetapi para penonton masih banyak yang belum beranjak dari tempat masing-masing, akhirnya setelah lagu penutup dari nDarboy Genk, acara diisi dengan penampilan dari salah satu anggota UKM Musican yang sempat ikut menyumbangkan suaranya saat sang vokalis nDarboy Genk berganti kostum karena basah oleh keringat waktu melantunkan lagu-lagu andalan yang digandrungi oleh para penonton. Beberapa penonton masih terlihat asik berjoged mengiringi lagu-lagu yang dinyanyikan, diantaranya lagu yang berjudul “Terminal Kertonyono & Cidro”. Acungan jempol dan bangga untuk seluruh jajaran panitia yang telah sukses menggelar malam pentas seni sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka Dies Natalis PNM Ke-VII tahun 2019. (ris_pnm)