Pengadaan PPPK Dosen dan Tendik di Perguruan Tinggi Baru 2019

Madiun- Sesuai dengan surat pengumuman Kemristekdikti No. B/33/A.A2/KP.01.00/2019 tentang pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan di Perguruan Tinggi Negeri Baru tahun 2019, maka Politeknik Negeri Madiun juga melaksanakan pengadaan PPPK bagi para Dosen dan Tenaga Kependidikan yang telah memenuhi syarat untuk melakukan pendaftaran secara online guna mengikuti proses seleksi administrasi. Sebagai informasi tambahan bahwa keseluruhan peserta tes pengadaan PPPK di PNM pada periode kali ini adalah para Dosen dan Tendik yang namanya tercantum pada Berita Acara Serah Terima (BAST) pada saat proses penegerian Politeknik Madiun menjadi Politeknik Negeri Madiun pada tahun 2012.

Selanjutnya, berdasarkan pengumuman Kemristekdikti No. B/42/A.A2/KP.01.00/2019 tentang hasil seleksi administrasi pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan di Perguruan Tinggi Negeri Baru tahun 2019, sejumlah 16 Dosen dan 17 Tenaga Kependidikan di lingkungan Politeknik Negeri Madiun dinyatakan lulus dan berkesempatan mengikuti tahap seleksi berikutnya berupa seleksi kompetensi.

Pelaksanaan Tes berbasis komputer (Computer Assessment Test/ CAT) dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Februari 2019 bertempat di SMK Negeri 1 Wonoasri Kab. Madiun. Pelaksanaan ujan CAT berjalan dengan baik dan lancar, hal ini tentu juga tidak lepas dari koordinasi yang baik antara Tim dari bagian Kepegawaian Politeknik Negeri Madiun dengan panitia pelaksana ujian dari Badan Kepegawaian Daerah Kab. Madiun. Satu hal yang menggembirakan dan tentunya sesuai harapan semua pihak adalah hasil ujian CAT menunjukkan bahwa keseluruhan peserta (total 33 Dosen dan Tendik) dari PNM berhasil memperoleh Total Skor/ Nilai yang melampaui Passing Grade yang ditetapkan.

Dengan telah dilaluinya proses seleksi kompetensi ini, para peserta berharap untuk bisa berlanjut ke proses selanjutnya dengan baik dan lancar hingga ditetapkan dan berhak menyandang status Aparatur Sipil Negara dari jalur PPPK. Dengan semakin baiknya kondisi dan kondusifitas penataan SDM di PNM tentu hal ini akan bermuara kepada semakin baik dan meningkatnya kualitas pelayanan kepada segenap sivitas akademika maupun para stakeholder pengguna layanan dan lulusan PNM. (PIP/Humas PNM/ 25/2/2019).