PNM English Speech Contest 2016

English Speech Contest yang menjadi salah satu lomba dalam Pekan Ilmiah Kampus (PIK) 2016 telah berlangsung kemarin (29/9) di Ruang Auditorium Politeknik Negeri Madiun (PNM). Acara ini diperuntukkan untuk internal kampus sendiri yakni mahasiswa-mahasiswi PNM. Setiap program studi diwajibkan untuk mengirimkan tiga delegasinya untuk berpartisipasi dalam perlombaan ini. Total keseluruhan peserta ada 24 peserta dari enam program studi yang ada di PNM.

English Speech Contest kali ini mengangkat tema “Culture as The Power of Developing Nation”. Menurut koordinator acara dari English Speech Contest, Arsita Wardani mengungkapkan pengambilan tema ini dilatar belakangi karena budaya asli Indonesia yang mulai tergeser dengan adanya budaya asing yang masuk di Indonesia. “Budaya itu sebagai tonggak kekuatan suatu negara, sehingga bisa menjadi kekuatan perkembangan suatu negara,” tuturnya.

Sebelum perlombaan dimulai para peserta melakukan registrasi terlebih dahulu. Para peserta diberi waktu registrasi dari pukul 07.30 hingga pukul 08.00 WIB. Ada beberapa hal yang menjadi kriteria penilaian dari juri yakni opening impact on audience, content, penggunaan bahasa yang runtun, cara penyampaian, serta kesimpulan dari pidato itu sendiri yang harus diperhatikan betul oleh para peserta. Para peserta cukup antusias mengikuti jalanannya perlombaan ini, tak lupa para pendukung setiap peserta juga ikut mendukung favorit masing-masing.

English Speech Contest sendiri juga merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-4 Politeknik Negeri Madiun. Menurut salah satu dewan juri acara tersebut, Drs. Yulius Harry Widodo, M.Hum, acara seperti ini bisa menjadi salah satu ajang kompetisi untuk seluruh mahasiwa PNM agar jiwa kompetisi yang ada pada setiap mahasiswa bisa terasah.

Mr. Yulius -sapaan akrab beliau- juga menaruh harapan lebih untuk acara ke depanya, yakni agar acara-acara seperti ini bisa diadakan terus setiap tahunnya. “Sebenarnya ngga usah nunggu setiap tahun, bisa satu semester sekali diadakan.Karena ini adalah salah satu ajang yang bagus untuk mahasiswa berlatih untuk berani ngomong bahasa Inggris,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pengumumuman para pemenang, berikut adalah daftar pemenang dari Spech Contest:

Juara 1            : Lutfia Nurna (Komputerisasi Akutansi)

Juara 2            : Novi Wulandari (Bahasa Inggris)

Juara 3            : Devinta Diyah (Bahasa Inggris)

Harapan 1       : Heni Yulianti (Teknik Listrik)

Harapan 2       : Dadang Eka Pradana (Bahasa inggris)