Sejarah

Pada tahun 2003, Pemerintah Kota Madiun melalui Yayasan Perguruan Tinggi Pemerintah (YPTP) Kota Madiun mendirikan Politeknik di Jalan Serayu nomor 84 Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Politeknik Madiun didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 99/D/0/2003 tertanggal 9 Juli 2003. Mulai tahun akademik 2003/2004 Politeknik Madiun diberikan ijin untuk menyelenggarak program studi Diploma III. Ijin yang diberikan berlaku untuk 6 (enam) program studi (prodi) yang terbagi dalam 2 (dua) bidang, yaitu Bidang Tata Niaga yang terdiri dari Prodi Bahsa Inggris Bisnis, Administrasi Bisnis, dan Komputerisasi Akuntansi, serta Bidang Rekayasa yang terdiri dari Prodi Teknik Mesin Otomotif, Teknik Komputer Kontrol dan Teknik Listrik Industri.

Mulai tahun akademik 2007/2008 Prodi Bahasa Inggris Bisnis terpaksa ditutup karena tuntutan persyaratan akademik. Sementara 4 (empat) prodi yang lain berhasil mendapat status terakreditasi BAN-PT dan 1 (satu) Prodi masih dalam persiapan. Pada tahun 2012 kelima Prodi secara bersama-sama mengajukan Re-Akreditasi dan berhasil mempertahankan status Terakreditasi BAN-PT.

Terkait dengan proses alih status, pada tanggal 15 Juni 2010, direktur Politeknik Madiun mengusulkan kepada Menteri Pendidikan Nasional u.p. Dirjen Dikti, perihal permohonan Penegerian Politeknik Madiun, disertai:

  1. Surat Keputusan Walikota madiun tentang pembentukan tim perubahan status Politeknik Madiun menjadi Politeknik Negeri Madiun.
  2. Perubahan status Politeknik Madiun dari Pembina dan Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi (YPTP) Pemerintah Kota Madiun.

Dengan berjalannya waktu, beberapa ketentuan dipenuhi, antara lain:

  1. Surat kesanggupan Walikota Madiun untuk menyerahkan aset yang melekat pada Politeknik Madiun dan tanah seluas 10 (sepuluh) hektar untuk pengembangan.
  2. Rekomendasi penegerian Politeknik Madiun dari Kopertis Wilayah VII.
  3. Dukungan penegerian Politeknik Madiun dari Gubernur Jawa Timur.
  4. Persetujuan pelepasan hak atas tanah aset pemerintah Kota Madiun dan sharing dana dari DPRD Kota Madiun.

Setelah melalui proses yang panjang, maka pada tanggal 29 Oktober 2012 terjadi perubahan status dari Politeknik Madiun menjadi Politeknik Negeri Madiun. Perubahan tersebut berdasar pada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2012 tentang Pendirian, Organisasi, dan Tata Kerja Politeknik Negeri Madiun. Dalam peraturan Menteri tersebut dinyatakan bahwa Politeknik Negeri Madiun (PNM) memiliki 3 (tiga) jurusan yaitu Jurusan Administasi Bisnis, Jurusan Komputeriasi Akuntansi dan Jurusan Teknik dengan 3 (tiga) Program Studi yakni teknik Komputer Kontrol, Mesin Otomotif dan Teknik Listrik.

Politeknik Negeri Madiun diharapkan menjadi pusat relevansi pembangunan bagi daerah Madiun dan sekitarnya dalam penyediaan SDM profesional yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional maupun internasional. Program pendidikan Politeknik Negeri Madiun didesain dengan menekankan pada Practical Application On Industrial Technology dan berbasis kompetensi (Competency Base Education), khususnya dalam bidang rekayasa dan ketataniagaan.