Peresmian gedung kuliah bersama membawa ruh dan semangat baru menuju Politeknik Negeri Madiun sebagai satu dari tiga ikon kota Madiun di masa depan

Madiun, Politeknik Negeri Madiun--- Kehadiran yang tertunda Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kemendikbud RI, Wikan Sakarinto, S.T.,M.Sc.,Ph.D. yang sedianya diharapkan hadir di Kampus PNM bersama dengan giat Peluncuran program D2 Jalur Cepat (Fast Track) dan Alih Program D3 menjadi D4 pada tanggal 13 November 2020 yang lalu akhirnya tergantikan dengan kehadiran beliau pada Kamis, 3 Desember 2020 dalam acara Peresmian dan tasyakuran gedung kuliah bersama Jurusan Teknik PNM.

Dalam acara yang dipersiapkan dan digelar dengan menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan ini, banyak sekali pesan, arahan dan sharing informasi luar biasa berharga yang disampaikan oleh Dirjen Diksi kepada segenap jajaran Pimpinan dan keluarga besar PNM. Hal ini sudah mulai tampak dari pesan yang beliau tuliskan dalam quote singkat sebelum menandatangani prasasti peresmian gedung baru. Dalam quote tersebut beliau menuangkan harapan agar PNM akan terus mencetak SDM unggul dan kompeten yang akan menjadi pemimpin dan enterpreneur Indonesia yang berkelas dunia. Ditambahkan pula bahwa kompetensi yang dimiliki meliputi Hard skills, Soft skills dan Karakter.

Setelah penandatanganan prasasti, acara dilanjutkan dengan peninjauan Laboratorium dan bengkel yang berada di gedung baru tersebut dan dilanjutkan dengan seremoni acara bersama para tamu undangan yang terdiri dari para pimpinan unit kerja di lingkungan PNM. Mengawali acara sambutan, Direktur PNM, Fajar Subkhan, S.T.,M.T. berkesempatan menyampaikan sambutan sekaligus paparan selayang pandang tentang perkembangan dan berbagai capaian prestasi yang diperoleh PNM sejak awal peralihan status menjadi PTN hingga saat ini. Direktur PNM melaporkan bahwa Gedung kuliah seluas 5.760 m2 yang terdiri dari 13 Ruang kelas, 7 Laboratorium dan 2 Workshop/bengkel ini akan digunakan oleh Prodi D3 Mesin Otomotif dan D4 Perkeretaapian. Pendanaan pembangunan bersumber dari dana SBSN tahun 2020.

Masih dalam sambutannya, Direktur PNM juga menyampaikan berbagai prestasi yang telah diperoleh diantaranya sebagai berikut; Institusi Perguruan Tinggi dan semua Program Studi di PNM sudah terakreditasi ‘B’ kecuali bagi tiga Prodi yang memang Baru Berdiri. Selanjutnya dari pemaparan data jumlah calon mahasiswa baru sebagai peminat dan pendaftar kuliah di PNM setiap tahunnya tampak selalu mengalami peningkatan yang signifikan dengan rasio yang sangat besar antara jumlah pendaftar dengan mahasiswa yang diterima sesuai daya tampung yang dimiliki PNM saat ini. Tidak ketinggalan, Direktur PNM menyampaikan berbagai upaya untuk terus menjalin dan mengembangkan bentuk-bentuk kerjasama yang telah berjalan baik dan harmonis antara PNM dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri di Madiun yaitu PT INKA (Persero) dan beberapa anak perusahaan pendukungnya serta tidak menutup kemungkinan dengan berbagai perusahaan Start up lainya.

Dalam sambutan selanjutnya yang disampaikan Dirjen Diksi, banyak sekali motivasi, kiat, semangat dan mimpi besar bagi PNM yang dialirkan dan digelorakan kepada segenap jajaran Pimpinan PNM yang hadir di aula tersebut. Pertama-tama Dirjen Diksi memberikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diperoleh PNM pada usia yang masih cukup belia (sewindu) apabila dibandingkan dengan banyak Perguruan Tinggi lainya yang jauh lebih senior dari segi usia. Dengan indikator capaian yang diperoleh PNM ini dan dengan semangat ‘Pendekar’ yang dimiliki para Dosen dan Karyawannya, beliau Optimis bahwa PNM memiliki potensi yang luar biasa untuk terus senantiasa ditumbuh dikembangkan di masa mendatang.

Selain itu, beliau menambahkan pula bahwa PNM memiliki potensi untuk menjadi menara bagi perguruan tinggi vokasi lainnya dan sekaligus menjadi satu dari tiga ikon kota Madiun (the three iconic wonders of Madiun) di masa depan. Kelak apabila orang menyebut kota madiun, maka langsung dalam benak mereka terlintas tiga ikon luar biasa di kota madiun yaitu; Pecel, INKA dan PNM. Tentu dalam hal ini semua mimpi besar tersebut tidak cukup berhenti dalam angan angan dan harapan saja, namun dibutuhkan ide-ide gila, semangat dan keberanian untuk mewujudkannya.

Salah satu upaya mewujudkan hal tersebut adalah dengan hadirnya gedung baru ini bukan hanya sekedar sebuah gedung yang megah tanpa makna dan manfaat, namun diharapkan memiliki ruh (spirit) untuk mencetak SDM yang unggul, kompeten sebagai calon pemimpin dan Wirausahawan (Entreprenur) Indonesia berkelas Internasional di masa Depan. Pak Wikan menambahkan agar senantiasa para Dosen dan Karyawan meng-up grade potensi dan kempetensi yang dimilikinya serta menyesuaikan kurikulum perkuliahan sesuai dengan kebutuhan akhir dari dunia industri. Beliau menantang dan mendukung PNM untuk dalam waktu yang tidak lama berani mengupayakan alih Program dari Prodi D3 yang dimiliki menjadi D4. Selanjutnya juga PNM diharapkan memiliki wacana dan rencana untuk juga membuka S2 Terapan dengan menjalin kerjasama melalui program Double Degree dengan beberapa Politeknik/ Perguruan Tinggi di beberapa negara maju di luar negeri.

Selamat dan sukses kepada segenap keluarga besar PNM yang secara bertahap seiring berjalannya usia semakin melengkapi segala sarana dan pra-sarana pendidikan vokasi yang dimiliki guna menunjang proses perkuliahan dalam mencetak SDM yang unggul, kompeten dan berkarakter sebagai calon pemimpin dan entrepreneur di masa depan. Semoga segenap sivitas akademika PNM senantiasa mampu berinovasi dalam menyiapkan lulusan yang Kompeten, Inovatif dan Kompetitif.

(PIP/HUMAS PNM. 4.12.2020)