Sambutan Wakil Direktur I PNM Yosi Afandi, S.Sos., M.AB. Pada Majlis Dzikir Dies Maulidiyah PNM ke-8 Tahun 2020

Madiun- Suasana ulang tahun (dies natalis) PNM yang ke-8 tahun 2020 ini rasanya berbeda, kalau penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan di Hall kampus-1 PNM dihadiri oleh hampir semua dosen/karyawan/mahasiswa PNM, akan tetapi tahun ini hanya mengundang jajaran Direktur dan perwakilan organisasi kemahasiswaan, itupun dikhususkan yang berdomisili di kota & kabupaten madiun. Meski suasananya seperti saat ini, semoga tidak mengurangi berkahNya, jadi rasanya tetap sejuk dengan lantunan dzikir, do’a-do’a, bacaan sholawat, dan lain-lain. Demikian sambutan awal Yosi Afandi, S.Sos., M.AB. selaku Wakil Direktur I PNM yang mewakili Direktur PNM Bapak Mohamad Fajar Subkhan, S.T., M.T., yang sedang ada tugas ke luar kota.

Kita wajib ikhtiar, wajib untuk belajar giat dalam menuntut ilmu. Oleh karena itu agar memperoleh hasil yang maksimal, kita berlomba-lomba dalam kebaikan. Selain belajar, tentu kita juga harus berdo’a, jadi kita harus berusaha secara maksimal dan tawakkal.

Kalau kita lihat saat majlis ini kelihatan sepi, akan tetapi sejatinya tidak sama sekali. Memang yang kita lihat secara langsung saat ini mungkin hanya beberapa jama’ah/peserta, tetapi masih banyak jama’ah/peserta lain yang mengikuti jalannya majlis dzikir saat ini secara online (daring) melalui streaming youtube. Hal ini sengaja dilakukan dengan tujuan tidak lain adalah agar bisa melaksanakan dan mematuhi semua protokol kesehatan sebagaimana yang sudah ditetapkan pemerintah.

Jadi penyelenggaraan Majlis Dzikir dalam rangka Dies Maulidiyah ke-8 tahun 2020 ini, Panitia sudah berkordinasi dengan Satgas Covid PNM serta sudah mendapatkan Ijin Penyelenggaraan dari Satgas Covid-19 Pemerintah Kota Madiun dengan wajib melaksanaan 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan yakni hanya mengundang beberapa undangan untuk mengikuti majlis dzikir secara langsung, adapun yang lain mengikuti secara daring. Selain itu sebelum masuk area kampus-1 PNM, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermo gun oleh Garda Depan Satgas Protokol Kesehatan (Security Pos Depan), penyediaan tempat cuci tangan dengan sabun dan menggunakan air mengalir, serta penyediaan hand sanitizer yang diterapkan kepada seluruh jama’ah/undangan/peserta yang hadir.

Terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu baik berupa do'a, infaq, tenaga, maupun sumbang saran demi kesuksesan pelaksanaan Majlis Dzikir ini. Semoga do’a-do’a yang sejak pagi ini kita panjatkan, diijabahi Allah SWT. Aamiin...

(ris@pnm)